Home » , , , , » Danrem 062 Tarumanagara Kolonel Inf Besar Harto Karyawan Terdepan Jadi Pembela Pancasila

Danrem 062 Tarumanagara Kolonel Inf Besar Harto Karyawan Terdepan Jadi Pembela Pancasila

Written By Garut Express on Sunday, June 16, 2013 | 9:44 PM


KHARISMATIK. Begitulah sosok Komandan Komando Resor Militer (Danrem) 062 Tarumanagara, Kolonel Inf. Besar Harto Karyawan. Setiap tutur katanya selalu menjadi petuah bagi seluruh jajaran Korem 062 TN dan Kodim yang berada di bawah naungannya. Sehingga tak heran, jika Danrem yang baru menjabat beberapa bulan saja di Makorem 062 TN ini, telah banyak melakukan perubahan pada seluruh sektor.
Lahir di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, 31 Mei 1963, Harto, dibesarkan dan dididik oleh kedua orangtuanya, Sastro Hartono dan Astuti Hidayah. Sejak kecil, Harto, sudah memiliki cita-cita untuk menjadi seorang anggota TNI. Keinginannya itu, ia wujudkan pada tahun 1986 masuk Akademi Militer (Akmil).
Karier di dunia militernya pun bisa dibilang cemerlang. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa penghargaan yang pernah diterimanya. Salah satu tanda jasa yang pernah ia terima adalah, SL. Seroja, SL. Santi Dharma, SL Untac, SL. Kesetiaan XVI, SL. Raksaka Dharma 2 dan masih banyak lagi perhargaan yang pernah diterimanya selama berkarier di dunia TNI.
Tentunya, semua penghargaan dan jabatan yang ia emban saat ini diperolehnya dengan kerja keras. Pasalnya jika dilihat dari pengabdiannya untuk dunia TNI, kiprah Besar Harto Karyawan, sudah melanglang hingga ke pelosok nusantara. Dalam daftar riwayat pengabdiannya, ia pernah bertugas di OPS Seroja Tim-Tim tahun 1987, 1994 dan 1998. Selain itu, ia pun pernah terlibat dalam OPS Irja, OPS PAM TAS NTT, OPS PAM Presiden dan diberangkatkan dalam sebuah misi penting ke Dili Tim-Tim. Selain ditugaskan di dalam negeri, ia pun pernah ditugaskan hingga ke negara Kamboja pada Tahun 1992 dan ke Malaysia pada tahun 1995.
Ayah tiga orang anak ini, sejak kecil dikenal dalam lingkungan keluarga sebagai sosok yang disiplin dan tegas. Sehingga kepribadiannya itu, masih terpatri hingga kini menjabat sebagai Danrem 062 Tarumanagara.
Pria yang memiliki tinggi badan 167 Cm dan berat 70 Kg ini, saat ini tengah gencar-gencarnya memberdayakan lahan pekarangan agar bisa dioptimalkan dan menghasilkan nilai ekonomi bagi pemiliknya. Menurutnya, saat ini warga Indonesia sering menganggap remeh keberadaan pekarangan rumah. Sehingga tak jarang banyak pekarangan yang terbengkalai.
Padahal, kata Harto, jika pekarangan itu ditanami sayuran semisal cabe rawit, tomat dan sayuran lainnya, tentunya akan menghasilkan nilai tambah bagi pemiliknya. "Minimal untuk kebutuhan sayuran sebari-hari, pemilik pekarangan itu tak perlu membelinya ke warung," ungkapnya.
Saat ini, seluruh pekarangan yang ada di Makorem 062 Tarumanagara, telah disulapnya menjadi kebun mini bagi anggota yang membutuhkan. Ia berharap, perubahan itu bisa ditiru oleh warga Garut agar tidak selalu membeli untuk kebutuhan sayur-mayur yang bisa ditanam di pekarangan rumah.
Saat disinggung terkait ideologi Pancasila, Danrem mengatakan, TNI telah menyatakan sebagai Pengamal dan Pembela Ideologi Pancasila sesuai yang tercantum dalam Mukadimah UUD 1945. Untuk itu, ia mengajak kepada seluruh warga negara Indonesia agar mengamalkan Pancasila secara murni dan konsekwen. "Bahkan sikap itu, harus ditularkan pada anak cucu kita kelak. Pasalnya, Pancasila itu penting sebagai pilar bangsa," tegasnya. (Farhan SN)***
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger