Tarkid, (GE),- Meskipun sudah diberikan cuti bersama lebih dari sepekan, ternyata sebagian besar anggota DPRD Kabupaten Garut masih mangkir dari tugasnya. Lebih dari 40 orang anggota bolos saat hari pertama kerja setelah libur idul fitri. Hal yang sama juga terjadi pada hari berikutnya, pada hari kedua sejumlah ruangan fraksi dn komisi tampak kosong melompong. Begitu juga tidak terihat kehadiran dari unsur pimpinan baik fraksi mupun komisi
Berdasarkan pantauan GE di lapangan, dari 50 orang jumlah keseluruhan anggota DPRD Garut, hanya beberapa anggota dewan saja yang tampak hadir di Gedung DPRD Garut. Hal tersebut diakui Farida Susilawati, M.Si selaku Setwan Garut ketika ditemui di ruang kerjanya Senin, (11/8). “Tadi ada anggota dewan yang masuk, sedangkan yang lainnya masih belum kelihatan, dan hal itu bisa saja disebabkan karena belum adanya agenda rapat di DPRD, " kata Farida
Diakuinya, pihak sekretariat DPRD Garut tidak mempunyai kewenangan untuk menegur atau menindak lanjuti anggota DPRD Garut yang malas tersebut. Karena menurutnya, itu merupakan hak dan kewenangan Badan Kehormatan (BK) DPRD Garut
Sementara itu, memasuki hari ketiga sekitar 15 orang anggota DPRD Garut tampak hadir dalam agenda Rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang mengagendakan rapat paripurna istimewa mendengar Pidato Presiden RI menjelang peringatan HUT RI ke 68 dan persiapan pemaparan visi misi calon Bupati Garut yang akan digelar di gedung DPRD pada tanggal 22 Agustus.
Paripurna Istimewa Hampir tak Memenuhi Kuorum
Ketidakhadiran sebagian besar anggota DPRD ternyata terus berlanjut bahkan pada saat rapat paripurna istimewa Peringatan HUT RI ke 68 dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Jumat, (16/8). Saat pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Garut pun hanya dihadiri tidak lebih 25 orang dari 50 anggota dewan yang ada meskipun rapat paripurna tersebut dihadiri Bupati Garut Agus Hamdani, Sekda Garut Iman Alirahman, M.Si, para Kepala SKPD dan undangan lainnya.
Paripurna tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Garut, Lucky Lukmasyah Trenggana tepat pukul 09.00 WIB. Selain dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, turut hadir Plt Ketua DPRD Garut, Drs. Sobirin yang menggantikan Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri yang cuti karena mencalonkan diri dalam Pilkada Kabupaten Garut.
Banyaknya anggota dewan yang bolos tak pelak mengundang keprihatinan masyarkat yang hadir dalam acara tersebut. “ Para wakil rakyat yang terhormat itu seharusnya memberi contoh untuk kita, sayangnya dalam momentum sangat penting seperti ini banyak dari mereka yang bolos seolah tidak peduli dengan pentingnya peringatan Hari kemerdekaan RI,” sesal salah seorang tokoh masyarakat
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada staf DPRD Garut, Ganda, undangan rapat Paripurna sudah disampaikan kepada dewan beberapa hari sebelumnya. "Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI bukan termasuk paripurna yang harus memenuhi qorum dihadiri wakil rakyat," katanya.
Sementara,dalam sambutannya Wakil Ketua DPRD Garut, Lucky Lukmasyah Trenggana,mengataan pelaksanaan rapat paripurna istimewa memperingati HUT RI Ke-68 ini, hendaknya mampu membangkitkan semangat nasionalisme untuk kemajuan bersama, serta bisa meningkatkan pemerataan hasil-hasil pembangunan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. *** Samsyul - NRH
Berdasarkan pantauan GE di lapangan, dari 50 orang jumlah keseluruhan anggota DPRD Garut, hanya beberapa anggota dewan saja yang tampak hadir di Gedung DPRD Garut. Hal tersebut diakui Farida Susilawati, M.Si selaku Setwan Garut ketika ditemui di ruang kerjanya Senin, (11/8). “Tadi ada anggota dewan yang masuk, sedangkan yang lainnya masih belum kelihatan, dan hal itu bisa saja disebabkan karena belum adanya agenda rapat di DPRD, " kata Farida
Diakuinya, pihak sekretariat DPRD Garut tidak mempunyai kewenangan untuk menegur atau menindak lanjuti anggota DPRD Garut yang malas tersebut. Karena menurutnya, itu merupakan hak dan kewenangan Badan Kehormatan (BK) DPRD Garut
Sementara itu, memasuki hari ketiga sekitar 15 orang anggota DPRD Garut tampak hadir dalam agenda Rapat Badan Musyawarah (Bamus) yang mengagendakan rapat paripurna istimewa mendengar Pidato Presiden RI menjelang peringatan HUT RI ke 68 dan persiapan pemaparan visi misi calon Bupati Garut yang akan digelar di gedung DPRD pada tanggal 22 Agustus.
Paripurna Istimewa Hampir tak Memenuhi Kuorum
Ketidakhadiran sebagian besar anggota DPRD ternyata terus berlanjut bahkan pada saat rapat paripurna istimewa Peringatan HUT RI ke 68 dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Jumat, (16/8). Saat pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD Garut pun hanya dihadiri tidak lebih 25 orang dari 50 anggota dewan yang ada meskipun rapat paripurna tersebut dihadiri Bupati Garut Agus Hamdani, Sekda Garut Iman Alirahman, M.Si, para Kepala SKPD dan undangan lainnya.
Paripurna tersebut dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Garut, Lucky Lukmasyah Trenggana tepat pukul 09.00 WIB. Selain dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD, turut hadir Plt Ketua DPRD Garut, Drs. Sobirin yang menggantikan Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri yang cuti karena mencalonkan diri dalam Pilkada Kabupaten Garut.
Banyaknya anggota dewan yang bolos tak pelak mengundang keprihatinan masyarkat yang hadir dalam acara tersebut. “ Para wakil rakyat yang terhormat itu seharusnya memberi contoh untuk kita, sayangnya dalam momentum sangat penting seperti ini banyak dari mereka yang bolos seolah tidak peduli dengan pentingnya peringatan Hari kemerdekaan RI,” sesal salah seorang tokoh masyarakat
Ketika hal ini dikonfirmasi kepada staf DPRD Garut, Ganda, undangan rapat Paripurna sudah disampaikan kepada dewan beberapa hari sebelumnya. "Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI bukan termasuk paripurna yang harus memenuhi qorum dihadiri wakil rakyat," katanya.
Sementara,dalam sambutannya Wakil Ketua DPRD Garut, Lucky Lukmasyah Trenggana,mengataan pelaksanaan rapat paripurna istimewa memperingati HUT RI Ke-68 ini, hendaknya mampu membangkitkan semangat nasionalisme untuk kemajuan bersama, serta bisa meningkatkan pemerataan hasil-hasil pembangunan untuk keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. *** Samsyul - NRH

0 comments:
Post a Comment