BAGAIMANA tanggapan H. Nadiman atas sikap partai-partai yang tergabung ke dalam Koalisi Partai Non Parlemen yang dulu mengusungnya?
"Terserah...saya sudah bayar semua setiap partai," katanya pendek. Ia pun tak meneruskan wawancara dengan alasan ada kepentingan yang segera.
Jawaban Nadiman tentu saja mengejutkan GE. Pasalnya, GE hanya menanyakan komentar atas sikap Koalisi Partai Non Parlemen, tak menyinggung soal uang kompensasi pengusungan. Namun tiba-tiba saja Nadiman to the point terhadap masalah yang yang diperkirakan merupakan akar permasalahan antara Nadiman-Holil dengan partai pengusung selama ini.
Ketika hal ini ditanyakan kepada Kordinator Koalisi Partai Non Parlemen Asep Sukarna, Asep menilai soal kompensasi merupakan hal yang wajar diterima oleh partai pengusung. "Nadiman-Holil bisa menjadi calon Bupati/Wakil Bupati kan berkat usungan partai-partai non parlemen. Oleh karena itu wajar jika partai-partai berharap kompensasi yang rasional dan proporsional," tegasnya.
Sementara itu, dalam Pilkada Garut sekarang ini Nadiman memang tampak istimewa. Seperti diketahui, ia merupakan anggota DPRD Garut dari Partai Hanura. Bahkan dalam pencalonan legislatif tahun 2014 yang akan datang, nama Nadiman tercatat juga sebagai salah satu caleg Partai hanura dari Dapil I.
Namun yang istimewa, ia juga malah tercatat sebagai calon Bupati Garut yang diusung partai-partai non parlemen, padahal Partai Hanura yang selama ini menampung Nadiman, jelas-jelas memutuskan Brigjen (Purn) Syaeful Anwar-H. Sherly Besi sebagai pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Garut.
Salah seorang pengurus DPC Partai Hanura Garut, Agus Kusaeri, beberapa waktu lalu mengakui bahwa pencalonan Nadiman sebagai Bupati Garut setidaknya akan mengganggu tatanan yang sedang dibangun Hanura untuk memenangkan pasangan Brigjen Syaiful Anwar-Sherly Besi. "Setidaknya akan terjadi perpecahan suara di tubuh Hanura," aku Agus.
Namun inilah istimewanya Nadiman. Meskipun dianggap mengganggu konstalasi Hanura, hingga kini belum terdengar Hanura merekomendasikan sanksi untuk Nadiman. (NRH/ES)***

0 comments:
Post a Comment