Home » , , » Jelang arus Mudik Lebaran Pemkab Garut Kebut Perbaikan Jalan

Jelang arus Mudik Lebaran Pemkab Garut Kebut Perbaikan Jalan

Written By Garut Express on Friday, July 26, 2013 | 12:34 AM

KOTA, (GE).-
kabupaten Garut, menjadi salah satu daerah yang akan dilalui oleh sejumlah warga yang akan melakukan Mudik ke kampung halamannya masing-masing. Bahkan untuk Kecamatan Limbangan hingga ke Malangbong, jalur ini menjadi rute untama bagi para pemudik.
Untuk itu, Perbaikan Jalan Nasional yang melintasi kawasan selatan Jawa Barat ini, ditargetkan selesai H-10 Lebaran 2013. Jalur tersebut salah satunya termasuk jalur selatan Limbangan - Malangbong penghubung Bandung - Tasikmalaya.
Target itu sesuai pernyataan Menteri Pekerjaan Umum. Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam kunjungan silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Garut di Gedung Intan Dewata, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jumat (19/7/2013).
Sebagai informasi, Kabupaten Garut menjadi perlintasan dari Bandung menuju arah Tasikmalaya atau sebaliknya. Kepala Dinas Binamarga Kabupaten Garut Adeng Sudjarmono mengatakan, selain penghubung berupa jalan utama, yakni jamur nasional Jalan Raya Limbangan-Malangbong, terdapat jalan penghubung alternatif lainnya, yakni Jalan Cijapati-Kadungora sebagai penghubung Bandung-Garut dan Jalan Raya Garutkota-Cilawu sebagai penghubung Garut-Tasikmalaya. Perbaikan atau pemeliharaan jalur itu juiga ditargetkan selesai H-10.
Sementara itu, jalan alternatif lainnya di Kabupaten Garut, di antaranya Garutkota- Leuwigoong- Baluburlimbangan, Cibatu-Baluburlimbangan, dan Leles-Leuwigoong. Walaupun jalan-jalan alternatif di Kabupaten Garut yang memiliki dua lajur ini berkondisi mulus, penerangan jalannya sangat minim sehingga sangat gelap pada malam hari.
"Di kawasan perkotaan, jalan yang segera direhabilitasi di kawasan kota adalah Jalan Pembangunan, Kawasan Simpang Tarogong, Jalan RSU, Jalan Proklamasi, Jalan Samarang-Tarogong, Jalan Garutkota - Bayongbong, dan kawasan kota lainnya," ujarnya.
Adapun pelebaran Jalan Raya Leles, khususnya di kawasan Tutugan Leles, Desa Haruman, Kecamatan Leles, akan dihentikan sementara H-10 Lebaran. Aktivitas pengikisan tebing di pinggir jalan ini dapat membahayakan pengguna jalan, khususnya saat lalu-lintas padat pada arus mudik Lebaran.
Pembangunan ini dikerjakan Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Pelayanan III pada Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat melalui sebuah pengembang. Proyek menghabiskan anggaran Rp 7,8 milyar dan dikerjakan dalam waktu 210 hari atau tujuh bulan.
Pelebaran jalan dan jembatan ini meliputi dua segmen. Segmen pertama merupakan pelebaran jalan sepanjang 1,2 kilometer ruas jalan di kawasan Alun-alun Leles dan Pasar Leles. Jalan di depan Alun-alun Leles dan Pasar Leles akan dilebarkan dari enam meter jadi tujuh meter pada sisi sebelah timur selebar satu meter.
Adapun di kawasan Tutugan Leles, jalan yang semula memiliki lebar enam meter akan dilebarkan menjadi 10 meter. Panjang jalan di kawasan menanjak dan menurun yang akan dilebarkan ini sepanjang 1,8 kilometer.
"Pelebaran dilakukan dengan meratakan tebing di sebelah timur jalan dan mendirikan jalan beraspal selebar empat meter di atasnya," ujar Adeng. (Farhan SN)***
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger