Saatnya Bung Karno Muda Kembali Memimpin Bangsa
Written By Garut Express on Wednesday, January 16, 2013 | 8:34 PM
Saatnya Bung Karno Muda Kembali Memimpin Bangsa
BUNG Karno pernah berkata ; Suatu saat nanti akan ada ayam jantan yang berkokok dari timur. Sebuah ungkapan yang dimaknai banyak orang sebagai simbol akan hadirnya kembali pemimpin bangsa sekelas presiden RI pertama itu. Lebih jauh lagi, sang pemimpin bangsa itu merupakan keturunan dari Presiden Soekarno.
Kini “ayam jantan” itu sudah menampakkan diri. Adalah Muhamad Fajar Soekarno Putra, putra Presiden Soekarno hasil pernikahannya dengan Sarifah Latifah Mudaeng. Pernikahan Bung Karno dengan keturunan Kerajaan Goa ini mungkin masih asing di telinga.
Kelahiran 12 Oktober 1959 ini menyatakan kesiapannya mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden tahun 2014 mendatang. Kepada GE, di salah satu tempat di Kabupaten Garut, Muhamad Fajar Soekarno Putra, menjelaskan, pencalonannya itu didasarkan pada kondisi rakyat sekarang ini. Semakin hari bukannya lebih baik. Tetapi bertambah lebar jarak si kaya dengan si miskin. Semakin meluas. Dimana-mana rakyat menderita.
Kesalahan fundamental penyebab kondisi itu, menurut Muhamad Fajar Soekarno Putra, karena birokrasi yang salah. Hanya memihak kepada orang yang berkepentingan dalam dunia usaha. Tetapi tidak memihak kepada rakyat kecil.
Apa yang harus diperbaiki? “Yang jelas harus dilakukan perombakan total. Kembali seperti Bapak (Soekarno) dulu. Perekonomian Indonesia berdasarkan koperasi,” katanya.
Disinggung mengenai cita-cita Bung Karno mewujudkan Indonesia negara agraris, ia menjelaskan, dilihat dari mayoritas penduduk kan merupakan petani dan nelayan. Sebenarnya dari dua hal ini saja difokuskan, itu bisa membuat kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Dari hasil laut saja sudah cukup untuk menyejahterakan bangsa ini.
“Hasil laut ini dikuasai oleh pedagang-pedagang besar. Nelayan itu tidak menikmati hasilnya. Ini yang akan kita hapus. Membentuk koperasi dimana hasil dari ekspor ini dinikmati kembali nelayan,” tutur sarjana keuangan dan perbankan ini.
Ditambahkan ia, petani dan nelayan saat ini bekerjalah dengan tenang. Nanti waktunya akan diperhatikan dengan benar. Ia memiliki satu program koperasi gerbang desa. Pembangunan mulai dari desa. Pendidikan itu suatu saat gratis sampai tingkat perguruan tinggi.
Mengenai kendaraan yang akan digunakan dalam pencalonan Presidennya itu, Muhamad Fajar Soekarno Putra, menegaskan, tidak akan melalui partai politik. Namun, berangkat dari dukungan ulama-ulama yang dulunya juga merupakan guru spiritual ayahnya. (Tim GE)***
Labels:
Terbaru,
Wakil Rakyat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment