Puluhan Kades Memburu Kursi Dewan
Written By Garut Express on Saturday, January 26, 2013 | 7:56 PM
Puluhan Kades Memburu Kursi Dewan
KOTA, (GE).- Kursi empuk jabatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), ternyata banyak diminati kalangan masyarakat. Buktinya, sekalipun jabatan ini hanya ditempati bagi anggota partai politik, nyatanya sebagian masyarakat kini antri masuk menjadi anggota parpol. Tentu saja pilihan tersebut agar dapat manggung pada pemilu legislatif.
Demikian halnya di Kabupaten Garut, bahkan diperoleh informasi menjelang pemilu legislatif 2014, puluhan kepala desa sudah mendaftarkan diri kepada partai politik pilihannya untuk didaftarkan sebagai peserta calon legislatif. Sepertinya di Kecamatan Cibatu, tercatat dari 11 desa, ada 4 kepala desa yang sudah melamar untuk bertarung memperebutkan kursi dewan.
“Wajar, jika kepala desa berkeinginan menjadi anggota legislatif. Selain melanjutkan karir usai menjabat kepala desa, juga mereka dapat dibilang memiliki modal dukungan dari masyarakat, terutama di wilayah desa-nya,” tutur salah satu Dewan Pakar Pusat Informasi dan Study Pembangunan (PISP), Lulu Gandi, SE, saat ditemui, Minggu (20/1).
Tambahnya, menjadi anggota legislatif bukan bekerjaan mudah.
Karena itu kursi dewan jangan dianggap lowongan lapangan pekerjaan. Kwalitas calon anggota dewan, kredibilitas dan kapabilitasnya mesti benar-benar teruji. Selain cerdas, mereka harus menguasai setidaknya ilmu kepemerintahan. “Ini menyangkut soal Negara. Selain harus ngurus rakyat, mereka pun bersentuhan dan mengawasi eksekutif yang keilmuannya berjenjang,” imbuhnya.
Para mantan kepala desa, lanjutnya lagi, lumayan memiliki bekal dalam kepemimpinan. Karena mereka berpengalaman mengurus rakyat, sekalipun jumlahna tidak seperti menjadi anggota dewan. Tuntutan karir dan tak mustahil rangsangan jabatan pun mendorong para kepala desa untuk mencalonkan diri di kursi dewan. Maka wajar, apabila hampir di seluruh kecamatan, nyaris terwakili oleh kepala desa yang nyalon.
Fenomena memperebutkan kursi legislatif ternyata tidak hanya diburu oleh para kepala desa.
Sejumlah mantan birokrasi pun kini telah bertengger dalam daftar calon. Mulai dari mantan camat, kepala dinas, hingga mantan non struktural sekalipun. “Apabila peluang ini dibuka lebar oleh partai politik dan dipercaya oleh pemilih, tentu harapan perbaikan menuju pemerintah yang maju pun sedikit terbuka. Sebab, selain pengalaman di pemerintahan mereka pun dapat teruji kapabilitasnya,” pungkas Lulu. (Tata E. Ansorie)***
Labels:
Terbaru,
Wakil Rakyat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
.png)
0 comments:
Post a Comment