Hadapi Pancaroba, Komisi D Minta Dinkes Siaga
Written By Garut Express on Saturday, January 26, 2013 | 7:54 PM
Hadapi Pancaroba, Komisi D Minta Dinkes Siaga
Gedung Dewan (GE), – Musim hujan yang berkepanjangan bahkan diprediksi akan mencapai puncaknya di bulan Januari-Februari menimbulkan kekhawatiran DPRD Kabupaten Garut. Selain ancaman bencana alam yang setiap saat datang mengintai,dampak lainnya adalah penyebaran bibit penyakit saat menjelang pergantian musim, hal ini tentu saja perlu mendapatkan perhatian serius dari semua pihak.
Menyikapi hal tersebut, Komisi D melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Garut,Selasa (15/1) di Ruang Komisi D. Dalam rapat tersebut komisi yang membidangi pendidikan dan kesehatan ini meminta penjelasan pihak Dinkes dalam menghadapi tibanya masa pancaroba. Sebagaimana diketahui, pancaroba biasanya ditandai dengan fluktuasi cuaca yang sering berdampak negative terhadap kesehatan warga.
Ketua Komisi D, dr. Helmy Budiman, mengatakan, pihaknya ingin memperoleh penjelasan dan langkah-langkah yang telah disiapkan Dinkes untuk menghadapi datangnya masa pancaroba. Menurut Helmy yang juga seorang dokter, berbagai penyakit sering menulari warga saat pancaroba antara lain berupa penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), diare, demam berdarah dan penyakit lainnya.”Kami mengharapkan Dinkes mampu mengantisipasi penyakit-penyakit yang biasa dating saat masa pancaroba,” harap Helmy
Helmy menambahkan, meski terbilang penyakit ringan dan jarang menimbulkan kematian, ISPA yang ditandai dengan gejala panas dan batuk, pada kasus-kasus tertentu bias berubah menjadi penyakit radang paru-paru (pneumonia). Kalau sudah menjadi pneumonia lanjut Helmy, bias membahayakan keselamatan jiwa penderitanya. “Komisi D menginginkan pihak Dinas Kesehatan, gesit dan responsif dalam menghadapi masa pancaroba dan selalu bertindak mengatasi semua kemungkinan sebelum penyakit-penyakit tersebut menular kepada masyrakat,” pintanya.
Komisi D juga meminta Dinkes mengkonsolidasikan semua jajarannya untuk selalu tanggap dan terjun ke masyarakat dengan memposisikan Puskesmas sebagai ujung tombak untuk mengantisipasi semua kemungkinan yang terjadi.”Kami sengaja mengundang Dinkes sebagai bagian dari pengawasan pihak legislatif terhadap kinerja SOPD terkait, dengan koordinasi yang intens mudah-mudahan hal-hal yang ditakutkan tidak terjadi karena ada kesiapan dini dari kita semua ,” pungkas Helmy. (NRH)
Labels:
Terbaru,
Wakil Rakyat
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment