Nining Meida
Menjelmakan “Kalangkang” Ratu Sunda dalam Kehidupan Nyata
Wajah cantik “khas” mojang Pasundan sedikitpun tak terlihat pudar dari paras Nining Meida. Di usianya yang semakin matang,penyanyi bersuara emas ini justru terlihat semakin menawan. Dalam balutan kebaya yang berhiaskan selendang dan mahkota, penyanyi pop Sunda legendaris ini berpose dengan anggun. Kilatan lampu kamera yang menerpa seluruh tubuhnya dari berbagi sudut seakan menambah aura kecantikannya. Inilah sekelumit gambaran dari sesi shooting dan pemotretan yang dilakukan oleh Fotografer kenamaan Hilda Iskandar, Sabtu (12/1) di Candi Cangkuang.
Disela-sela pengambilan gambar, Hilda Iskandar, sang fotografer yang juga manager dari Nining Meida mengatakan, pemilihan Nining Meida sebagai model dalam foto-fotonya bertujuan untuk kembali menyegarkan ingatan masyarakat akan tokoh wanita Sunda yang memiliki kharisma dan kecantikan luar biasa tanpa menghilangkan ciri khas kesundaannya dan dapat dijadikan model perempuan Sunda masa kini. ” Kita memiliki tokoh perempuan seperti itu pada jaman kerajaan Galuh yakni Citraresmi,” ungkapnya
Hilda menjelaskan, zaman sekarang ini orang Sunda sudah kehilangan model perempuan Sunda sehingga,ia terus mencari sosok perempuan yang tepat dan menggambarkan kesundaannya. Setelah mencari dan mengkaji begitu lama, akhirnya sosok yang dianggap tepat itu adalah Nining Meida. Menurutnya, dalam pemotretan ini, Nining Meida diarahkan untuk tampil sebagai Ratu Citraresmi, perempuan Sunda yang cantik, cerdas dan kharismatik.”Citraresmi sudah menggambarkan kesetaraan gender yang membangkitakan ciri khas kesundaan ketika itu. Citraresmi sebagai Ratu Sunda perlu digali dan dikembangkan selain sebagai model juga menjadi jati diri perempuan Sunda,” papar Hilda Iskandar.
Hal yang sama juga diungkapkan, anggota tim fotografer, Dadang Gantina. Menurutnya, pemotretan ini terasa begitu penting dan memerlukan dorongan kuat dari semua pihak, agar jati diri Sunda dan tokoh perempuan Sunda bangkit serta memiliki daya tarik kesundaannya bagi suku-suku lain di Indonesia . “Mengapa Nining Meida menjadi model untuk memeragakan Ratu Sunda Citraresmi, karena Nining Meida selain orang Sunda juga merupakan sosok seniman, artis yang memiliki talenta kesundaan yang sangat kuat dan prestasi yang luar biasa. Ia “keukeuh” mempertahankan ciri kesundaannya dalam berkarir dan syair-syair lagu Sunda,” ujar Dadang memberikan penegasan
Sementara itu, Nining Meida saat rehat pemotretan mengatakan, sudah saatnya perempuan Sunda dibangkitkan kembali dan membentuk model yang kuat dan ditunjukkan pada masyarakat. Nining berharap, dengan digalinya kembali tokoh-tokoh Sunda yang mencitrakan gender, akan membangkitkan nasionalisme yang kuat dan kesundaan yang kokoh dan mengakar. Nining juga menambahkan, sesi shooting dan pemotretan ini merupakan rangkaian persiapan konser kawih Sunda yang akan digelarnya nanti dengan tajuk “Kameumeut Nining”. “Minimal saya menggali budaya Sunda dan memeragakan pada sesi pemotretan ini untuk mendalami karakter tokoh perempuan Sunda Citraresmi dalam lagu-lagu yang saya bawakan ,” katanya
Sepanjang sesi pemotretan, orang-orang yang menyaksikannya seolah terbawa hanyut dalam aura kecantikan Nining Meida. Mereka seakan benar-benar merasakan kehadiran Ratu Citraresmi di Candi Cangkuang yang sangat bersejarah. Hari itu, sosok sang ratu tidak hanya menjadi “Kalangkang” tetapi nyata ada dalam sosok Nining Meida. Herdy- Endang Kasupardi

0 comments:
Post a Comment