Home » , , » Sepanjang Jalan Raya Banjarwangi - Peundeuy Longsor Terjadi di 40 Titik

Sepanjang Jalan Raya Banjarwangi - Peundeuy Longsor Terjadi di 40 Titik

Written By Garut Express on Tuesday, July 30, 2013 | 8:14 PM

SINGAJAYA,(GE).- Hampir semalam lamanya, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, dan Peundeuy, pada Rabu (24/7) malam, pekan lalu. Kondisi ini membuat tidak sedikit warga setempat yang diliputi kekhawatiran. Guyuran air hujan yang semakin deras akan mengakibatkan bencana longsor. Bisa saja bencana itu menerjang rumah mereka. Kebanyakan warga memilih tidak tidur pada malam itu sambil menunggu hujan reda.
Kekhawatiran warga tersebut akhirnya menjadi kenyataan. Walaupun bukan terjadi di daerah permukiman. Namun, di sekitar ruas jalan raya Kecamatan Banjarwangi – Kecamatan Peundeuy.
Akibat dari turunnya hujan lebat tersebut, telah terjadi longsor di sebanyak 40 titik di sepanjang ruas jalan raya antara daerah Cigugur, Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi sampai ke wilayah Kecamatan Peundeuy. Ada yang termasuk kategori cukup besar dimana penanganannya memerlukan alat berat. Ada juga yang masuk kategori kecil yang penyelesaiannya bisa dengan alat sederhana.
Salah satu titik longsor berada di Kampung Cilayung, RT 04 RW 01, Desa Singajaya, Kecamatan Singajaya. Longsoran tanah dari ketinggian 20 meter menutupi badan jalan sepanjang 15 meter. Material longsoran menutupi ruas jalan sampai jam 08.00 WIB, Kamis (25/7) keesokan harinya..
Salah seorang mandor penanganan jalan raya Cikajang - Peundeuy, Juju, menjelaskan, petugas yang menangani jalan raya Cikajang – Peundeuy sangat minim. Hanya dua orang yakni Aca dan Ahda yang sudah berstatus pegawai negeri sipil.
Padahal, tugas yang diemban tidaklah ringan. Selain harus menangani pemeliharaannya, tetapi juga harus siap saat menghadapi bencana seperti longsor.
“Maka, untuk membersihkan jalan dan lainya terpaksa menggunakan tenaga harian yang dibayar Rp 36 ribu per hari. Dengan jadwal kerja mulai Hari Senin sampai Kamis,” katanya.
Dikatakan Juju, memang dilema ketika petugas yang mengurus jalan ini sangat minim. Sedangkan kejadian atau bencana yang menimpa jalan raya hampir tiap hari.
Seperti dirinya yang merupakan salah seorang karyawan di UPTD Binamarga Kecamatan Cikajang. Mempunyai tugas sehari-harinya harus mengawasi jalan atau mandor jalan raya di enam kecamatan, yakni Kecamatan Banjarwangi, Singajaya, Peundeuy, Cihurip, Cikajang, dan Kecamatan Pamulihan. Menurutnya, boleh dikatakan suatu kewajaran kalau kondisi jalan raya di enam kecamatan seperti ini. Karena minimnya para petugas yang resmi menjadi aparat pemerintah (berstatus PNS).
”Kami mengharapkan kepada pihak terkait, kalau ada kesempatan, harus mengangkat lagi orang-orang yang mengurus jalan raya khususnya di enam kecamatan tadi,” usul Juju. (H.Uloh)***
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger