BANYURESMI, (GE).-
Sejak hari pertama menjalankan ibadah puasa, para pedagang alpukat dapat tersenyum manis. Pasalnya, dagangannya menjadi incaran konsumen untuk dijadikan sebagai pembuka makan untuk membatalkan ibadah puasa.Seperti di Pasar Banyuresmi, para pedagang Alpukat mengaku dagangannya laris manis di beli konsumennya.
salah seorang pedagang alpukat di Banyuresmi, Titin Aidah (42), mengaku penjualan alpukat kali ini sangat signifikan. Persediaan stok dagangannya sebanyak 1 kuintal, hanya tersisa beberapa kilo lagi di lapak dagangannya.
"Alhamdulilah, penjualan Alpukat bulan Ramadhan kali ini cukup bagus. Lihat saja, persediaan 1 kwintal alpukat saya sudah hampir habis dibeli konsumen" kata Titin.
Namun Titin mengeluh, saat ini persediaan Alpukat dari petani sangat sulit di dapatkan. "Mungkin Alpukat saat ini, kurang baik berbuahnya, jadi pasokan ke pasar pun cenderung mengurang" terang Titin.
Berdasarkan pantauan "GE", harga alpukat mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000. Jika harga sebelumnya alpukat berada pada kisaran harga Rp 3.000 sampai Rp 4.000, kini harganya mencapai Rp 4.000 sampai Rp 5.000. Namun meski mengalami kenaikan harga, tak mengurungkan para pembeli untuk memborong harga buah yang satu ini.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Ratnaningsih (36), mengaku keluarganya paling suka berbuka puasa dengan buah alpukat. Menurutnya, selain rasanya yang enak, kandungan nutrisi yang ada dalam alpukat pun cukup baik. Jadi sudah tradisi dari dulu, kalau kami selalu berbuka dengan buah Alpukat.
Untuk memenuhi kebutuhannya, Ratnaningsih, tak tangung-tanggung, membeli 10 Kg buah alpukat. "Kalau tidak beli banyak, nanti ga kebagian" tuturnya.
"Selagi ada alpukatnya, uangnya ada, jadi saya harus beli stok yang mencukupi. Cara mensiasati agar tidak busuk, saya simpan saja di dalam lemari es," pungkas Ratnaningsih. (Farhan SN)***
Sejak hari pertama menjalankan ibadah puasa, para pedagang alpukat dapat tersenyum manis. Pasalnya, dagangannya menjadi incaran konsumen untuk dijadikan sebagai pembuka makan untuk membatalkan ibadah puasa.Seperti di Pasar Banyuresmi, para pedagang Alpukat mengaku dagangannya laris manis di beli konsumennya.
salah seorang pedagang alpukat di Banyuresmi, Titin Aidah (42), mengaku penjualan alpukat kali ini sangat signifikan. Persediaan stok dagangannya sebanyak 1 kuintal, hanya tersisa beberapa kilo lagi di lapak dagangannya.
"Alhamdulilah, penjualan Alpukat bulan Ramadhan kali ini cukup bagus. Lihat saja, persediaan 1 kwintal alpukat saya sudah hampir habis dibeli konsumen" kata Titin.
Namun Titin mengeluh, saat ini persediaan Alpukat dari petani sangat sulit di dapatkan. "Mungkin Alpukat saat ini, kurang baik berbuahnya, jadi pasokan ke pasar pun cenderung mengurang" terang Titin.
Berdasarkan pantauan "GE", harga alpukat mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000. Jika harga sebelumnya alpukat berada pada kisaran harga Rp 3.000 sampai Rp 4.000, kini harganya mencapai Rp 4.000 sampai Rp 5.000. Namun meski mengalami kenaikan harga, tak mengurungkan para pembeli untuk memborong harga buah yang satu ini.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Ratnaningsih (36), mengaku keluarganya paling suka berbuka puasa dengan buah alpukat. Menurutnya, selain rasanya yang enak, kandungan nutrisi yang ada dalam alpukat pun cukup baik. Jadi sudah tradisi dari dulu, kalau kami selalu berbuka dengan buah Alpukat.
Untuk memenuhi kebutuhannya, Ratnaningsih, tak tangung-tanggung, membeli 10 Kg buah alpukat. "Kalau tidak beli banyak, nanti ga kebagian" tuturnya.
"Selagi ada alpukatnya, uangnya ada, jadi saya harus beli stok yang mencukupi. Cara mensiasati agar tidak busuk, saya simpan saja di dalam lemari es," pungkas Ratnaningsih. (Farhan SN)***

0 comments:
Post a Comment