Home » , » Awali Karir Sebagai Guru PAI, Sukses Menjadi Kepala SMK

Awali Karir Sebagai Guru PAI, Sukses Menjadi Kepala SMK

Written By Garut Express on Saturday, March 16, 2013 | 8:18 PM






Awali Karir Sebagai Guru PAI, Sukses Menjadi Kepala SMK

       Dilahirkan dan dibesarkan di lingkungan pesantren, tampaknya sangat berpengaruh terhadap perjalanan hidup dan karir dari Drs. H. Aban Suryana, M.Si. Pria yang lahir tahun 1958 ini sejak kecil hingga remaja menempuh pendidikan dalam suasana pesantren. Tahun 1982 setelah lulus dari MA Cipasung Tasikmalaya, ia melanjutkan pendidikannya ke IAIN Sunan Gunung Djati Bandung hingga meraih gelar sarjana tahun 1984.

       Selepas kuliah, H. Aban mengabdikan dirinya sebagai guru PAI di SMKK Garut (SMKN 3), dari sini karirnya semakin berkembang, setelah lima tahun menjadi guru, ia diberikan kepercayaan menjadi wakil kepala sekolah. Pada tahun 2002, H. Aban kemudian mengikuti seleksi calon kepala sekolah tingkat Provinsi Jawa Barat. Dalam seleksi tersebut, H. Aban terpilih menjadi satu-satunya peserta  guru PAI se- Indonesia yang lulus seleksi dengan nilai terbaik.

       Di tahun 2004, bapak dari  3 orang anak ini mulai bertugas sebagai kepala sekolah di SMKN 3 Garut. Kemudian pada tahun 2008, dirotasi menjadi Kepala sekolah di SMKN 4 yang ketika itu familiar dengan sebutan STM Prosesing yang berlokasi di  Kecamatan Karangpawitan Garut. Empat tahun kemudian tepatnya bulan November 2012, H. Aban diberikan kepercayaan untuk memimpin SMKN 2 Garut, sekolah favorit yang sempat menjadi buah bibir warga dengan berbagai karya inovatif siswanya ,salah satu karya yang terkenal adalah “Mobil Subaru”, yang dirakit dari bahan-bahan daur ulang

       Menjadi seorang pengelola sekolah kejuruan, bagi H. Aban sebenarnya menjadi sesuatu yang tak pernah dibayangkannya, apalagi sebagian besar waktunya dihabiskan di lingkungan pendidikan keagamaan. “Sama sekali saya tidak membayangkan akan menjadi seperti sekarang ini, menjadi pengelola di sekolah kejuruan. Namun ini merupakan tantangan tersendiri bagi saya,” tuturnya, saat dijumpai di ruang kerjanya, hari Jumat, (8/3) pagi.

       Bagi H. Aban, dalam memimpin sebuah sekolah kejuruan itu adalah bagaimana memberikan contoh yang riil pada anak didiknya. Apalagi menurutnya, SMK itu berorientasi pada kerja dan kewirausahaan. Sebagai kepala sekolah SMK, H. Aban, selalu memberikan teladan yang baik dalam mengaplikasikan keilmuannya dibidang kejuruan. Dengan contoh riil inilah motivasi anak didik akan lebih terpacu. Contoh riil yang ia tunjukan, misalnya saat memimpin STM Prosesing yang terkenal dengan jurusan pertaniannya. Ketika itu H. Aban berusaha menjadi contoh petani yang baik bagi anak didiknya dengan membuka lahan pertanian yang ia kelola sendiri.

       Hingga sekarang H. Aban selalu memberikan contoh nyata dalam berwirausaha bagi anak didiknya. Salah  satunya dengan menjalani usaha sampingan,membuka  Rumah Makan Putri dibilangan Jalan Pembangunan, usaha kuliner ini telah ia rintis sejak tahun 1988. RM Putri ini bahkan menjadi bahan percontohan siswa SMK, hingga menjadi tempat praktek mata pelajaran kewirausahaan.

       “Jiwa interpeureneurship itu memang harus ditanamkan sejak dini bagi para siswa SMK, sehingga dikemudian hari bisa mandiri dalam usahanya. Bahkan membuka lapangan kerja,” tegas H.Aban yang hingga sekarang masih tercatat sebagai Ketua MKKS SMK Kabupaten Garut. (Cep)
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger