Home » , » Korban Banjir Butuh Bantuan

Korban Banjir Butuh Bantuan

Written By Garut Express on Monday, February 11, 2013 | 8:40 PM


Fraksi Demokrat Berbagi Peduli (alis)
Korban Banjir Butuh Bantuan

RASA duka dan kesengsaraan akibat banjir yang melanda wilayah dua kecamatan yakni Kecamatan Garut Kota dan Tarogong Kidul, Minggu (3/2), hingga kini masih dirasakan para korban. Dengan semangat berbagi kepedulian dan berniat sedikit meringankan beban para korban, semua anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Garut yang berjumlah sepuluh orang, terjun langsung ke lokasi menemui para korban, Senin (4/2). Dalam kesempatan itu, mereka pun memberikan bantuan berupa pakaian, makanan siap saji, mie instan, makanan ringan dan air minum.
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut, Ahmad Bajuri menyatakan keprihatinannya atas musibah tersebut. 
“Kami Fraksi Demokrat merasa prihatin dengan bencana banjir bandang ini. Kami pun sekuat tenaga akan mengusahakan agar lokasi yang sering terkena banjir ini bisa diatasi dengan dibuat sebuah Tembok Penahanan Tanah dan irigasi. Hal itu agar saluran air pada saat hujan deras bisa mengalir ke sungai sehingga tidak meluap," jelasnya.
Bajuri mengatakan, kedatangan semua anggota Fraksi Demokrat kepada para korban, hanya ingin menyatakan keprihatinan dan ikut berduka atas musibah tersebut. Menurutnya, seluruh anggota Fraksi Demokrat pun berkewajiban memperjuangkan nasib para korban banjir.
“Kami terjun ke lokasi banjir dan menemui para korban tanpa melihat dapil. Kami merupakan anggota DPRD atau wakil rakyat yang berkewajiban membela rakyat atau memperdulikan masyarakat pada saat terkena musibah,“ katanya.
Sementara itu Ketua Fraksi Demokrat, Dewiyani Agustina, ST, MM, mengatakan, kedatangan anggota Fraksi Demokrat ke lokasi banjir untuk menyatakan kepedulian kepada para korban banjir. "Oleh karena itu, kami juga memberikan bantuan meskipun hanya alakadarnya. Tujuannya agar bisa sedikit meringankan beban mereka," jelasnya.
Dewi menyatakan, ada informasi bahwa masyarakat di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kecamatan Garut Kota, mengiginkan agar pemerintah segera merelokasikannya ke tempat aman.  "Selain itu, warga yang terkena banjir bandang juga masih membutuhkan makanan cepat saji dan obat-obatan. Warga yang berada di sekitar Kampung Cimacan terutama di RW 13 adalah yang paling banyak terendam sehingga mereka banyak yang mengungsi ke rumah tetangga," jelasnya.
Dari hasil pendataan, di Desa Haurpanggung, Tarogong Kidul ada lima kampung yang terkena luapan air Cimanuk, yakni Lame RW 10 RT 04 dengan jumlah korban 76 KK. Kemudian Kampung Sudika Indah RW 13 yakni RT 01 dengan jumlah korban  62 KK, di RT 02 60 KK, RT 03 3 KK. Dengan demikian jumlah korban banjir bandang di RW 13 mencapai 125 KK.
Sementara di Kampung Sukaasih mencapai 11 KK, Kampung Mekarsari Rw 15 RT 03 mencapai 77 KK, dan Kampung Bojong Sudika RW 19 RT RT 03 90 KK, RT 04 88 KK.
“Dari hasil pendataan sementara, korban banjir bandang yang ada di Kampung Cimacan mencapai 467 KK. Kami benar-benar prihatin dan kami pun akan mengusahakan agar Pemda Garut bisa memberikan bantuan untuk para korban banjir bandang ini," katanya.
Dewi menambahkan, dirinya mendapatkan aspirasi dari warga korban banjir di Haurpanggung harus ada  pintu air di bibir sungai agar untuk mengatur debit air," katanya.
Dewi menegaskan, pihaknya akan memperjuangkan aspirasi tersebut agar warga di Haurpanggung terhindar dari banjir.

***

USAI meninjau lokasi banjir di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, anggota Fraksi Demokrat langsung mengunjungi lokasi banjir di Kampung Cipeujeuh, Kelurahan Garut Kota. Dari hasil pendataan, di lokasi itu ada lima kelurahan yang terkena banjir, di antaranya Kelurahan Paminggir dengan  korban sebanyak 48 KK atau  248 jiwa, Kelurahan Pakuwon dengan korban 8 KK atau 37 jiwa, Kelurahan Ciwalen 27 KK atau 112 jiwa, Kelurahan Regol  105 KK dengan jumlah jiwa mencapai 495. Kemudian Kota Kulon mencapai 87 KK dengan jumlah 290 jiwa, sementara Kelurahan Muara Sanding mencapai 2 KK dengan jumlah jiwa mencapai 11.
“Korban banjir yang paling parah berada di Kampung Cipeujeuh, Kelurahan Kota Kulon, dengan mencapai 277 KK dengan jumlah jiwa mencapai 1.191 jiwa,” katanya.

***

SEMENTARA Ketua RW 13 Kampung Cimacan Desa Haurpanggung, Sumarno (50) mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrat yang telah menemui para korban banjir. Ia pun menyatakan, merasa terbantu dengan adanya bantuan dari para anggota DPRD dari Fraksi Demokrat tersebut.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota DPRD Garut dari Fraksi Demokrat atas kepeduliannya terhadap korban bencana banjir bandang. Mudah-mudahan Allah membalasnya dengan yang pahala yang lebih," ungkapnya. (NRH)***


Foto:
Untuk Cover

Foto foto : Beni Nugraha


1.
SALAH satu rumah warga di Kampung Cipeujeuh, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, rusak akibat dihantam banjir bandang, Minggu (3/2).*

2.ANGGOTA Fraksi Demokrat DPRD Garut meninjau salah satu rumah warga yang rusak di Kampung Cipeujeuh, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.

3. Ketua DPC Partai Demokrat yang juga Ketua DPRD Garut, Ahmad Bajuri, SE, didampingi anggota Fraksi Demokrat memberikan bantuan kepada korban banjir di Kampung Cipeujeuh, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota.

4. ANGGOTA Fraksi Demokrat DPRD mengobrol dengan para korban banjir Kampung Cipeujeuh di rumah penampungan sementara.*
5. Dipimpin Ketua DPC-nya, Ahmad Bajuri, seluruh anggota Fraksi Demokrat DPRD Garut mengunjungi lokasi banjir.*

6. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Garut, Dewiyani Agustina, ST,MM, didampingi dua anggotanya Ir Endang Kahfi, MM dan Tiktik Widawati memberikan bantuan kepada korban banjir di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul.*
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger