Menteri ESDM, "Listrik Sering Padam, PLN Harus Ganti Rugi"
Written By Garut Express on Wednesday, January 16, 2013 | 8:03 PM
Menteri ESDM, "Listrik Sering Padam, PLN Harus Ganti Rugi"
KERSAMANAH, (GE).-
Menteri ESDM Jero Wacik terkejut mendengar ungkapan Camat Kersamanah, Hermawan, setiap Senin dan Kamis listrik di Kersamanah padam.
Seperti yang diungkapkan Hermawan, setiap hari Senin dan Kamis, dari pukul 09.00–16.00 WIB listrik senantiasa mati untuk wilayah Kecamatan Kersamanah. Ia mengatakan, pemadaman tersebut sangat merugikan warga, apalagi kejadian seperti sudah berlangsung hampir satu tahun.
Hermawan menambahkan, pemadaman listrik setiap hari Senin dan Kamis yang dilakukan pihak PLN itu sangat merugikan konsumen. Matinya listrik dua hari dalam sepekan itu, katanya, sangat menggangu terhadap pelayanan masyarakat. Selain pembuatan KK dan KTP terhambat, kondisi ini membuat warga tidak bisa melakukan kegiatan rumah tangga seperti mandi dan mencuci yang menggunakan mesin cuci.
"Belum lagi pedagang yang menggunakan arus listrik untuk usahanya juga dirugikan akibat pemadaman tersebut," kata Camat di kepada Menteri ESDM Jero Wacik dan Bupati Garut H. Aceng Fikri di sela-sela peresmian sumur bor di Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Sabtu (12/1) lalu.
Mendengar hal itu Jero Wacik menegaskan, seharusnya pihak PLN secepatnya mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Apabila pemadaman listrik yang dilakukan PLN tidak sesuai dengan prosedur yang ada, maka pihak PLN wajib mengganti kerugian warga akibat gangguan tersebut dengan cara mengurangi biaya tagihan listrik bagi konsumen yang mengalami gangguan.
“Keputusan Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Listrik Nomor 16-12/43/600.3/2003, setiap dilakukan pemadaman listrik pihak PLN wajib mengganti rugi terhadap warga atas pemadaman yang dilakukan,”ujar Jaro Wacik.
Sementara Bupati Aceng Fikri menilai bahwa pemadaman di Kersamanah sangat ironis.
“Ironis, padahal Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten penyuplai listrik untuk seluruh daerah di Pulau Jawa, tapi kenapa pemadaman bergilir masih sering terjadi di wilayah Garut. Kenapa hal ini sebelumnya tidak ada laporan?”ujar bupati kepada camat. (Igie N. Rukmana)***
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment