Air Bersih dari Sumur Bor Aliri Desa Sukamerang
Written By Garut Express on Wednesday, January 16, 2013 | 7:39 PM
Air Bersih dari Sumur Bor Aliri Desa Sukamerang
KERSAMANAH, (GE).-
Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik, bersama Bupati Garut, Aceng Fikri, membuka kran air bersih dari sumur bor yang memanfaatkan air tanah di Desa Sukamerang, Sabtu (12/1). Turut mendampingi menteri pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Geologi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Wakil Bupati Garut, pejabat Kementerian ESDM, pejabat Pemprov Jawa Barat dan Muspida Kabupaten Garut.
Pembukaan keran air ini sekaligus menjadi simbolisasi peresmian pemanfaatan air tanah dari 11 sumur bor yang tersebar di seluruh Kabupaten Garut, yang merupakan salah satu pengejawantahan program pengembangan infrastruktur dan pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan yang dilaksanakan Kementerian ESDM bersama stakeholder.
“Penyediaan air bersih melalui pemboran sumur di seluruh nusantara yang mengalami kekurangan air merupakan salah satu program prioritas Kementerian ESDM melalui Badan Geologi,” ujar Jero Wacik dalam sambutannya di hadapan warga Desa Sukamerang.
Jero Wacik menuturkan, di seluruh Indonesia, telah dilakukan pengeboran 676 sumur bor untuk menyediakan air minum bagi penduduk yang kesulitan air besih, dan tahun ini direncanakan akan ditambah sekitar 250 sumur bor lagi.
“Bagi para kepala daerah yang daerahnya masih kekurangan air bersih, silakan memberikan laporan, kami akan lakukan survei. Dan bila di bawah tanah terdapat mata air maka kami akan mengusahakannya,” katanya.
Sebelumnya, Menteri ESDM meresmikan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang Unit V (1x30 MW) PT. Pertamina Geothermal Energy dan pemanfaatan sarana air bersih dari sumur bor Badan Geologi di Kabupaten Garut.
Menurutnya, pemerintah mendukung penyediaan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang salah satunya berasal dari energi panas bumi. Berdasarkan Perpres No. 5 tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, pmerintah menargetkan bauran energi untuk energi baru terbarukan sebesar 17 persen, termasuk 5 persen di antaranya yaitu panas bumi. Untuk meningkatkan peran energi baru terbarukan, saat ini telah terdapat visi 25/25 yaitu target pemanfaatan energi baru terbarukan sebesar 25 persen pada tahun 2025.
Pada akhir 2014, PLTP Kamojang Unit V direncanakan mulai beroperasi dengan kapasitas 30 MW. PLTP Kamojang Unit V terletak 42 km sebelah tenggara Kota Bandung atau 23 km sebelah barat laut Kota Garut. PLTP Unit V merupakan pengembangan dari 4 unit PLTP yang sudah ada saat ini. Lokasi PLTP unit V berdampingan dengan lokasi PLTP unit IV dalam lahan seluas 3,85 Ha.
Sementara itu, peresmian pemanfaatan sarana air bersih di Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, ini mewakili peresmian dari ke 11 sumur bor yang telah dilaksanakan di Kabupaten Garut, pada tahun anggaran 2005 sampai dengan 2012.
Ke 11 sumur bor tersebut tersebar di 10 kecamatan dengan menghasilkan total debit keseluruhan sebesar 106.200 liter/jam yang dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk 29.500 jiwa. Kementerian ESDM akan terus melaksanakan program air bersih demi keberlangsungan kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment