![]() |
| BUPATI Garut H. Aceng Fikri langsung dikerumuni warga saat melakukan sidak ke PKL Pengkolan Garut Kota. Beberapa warga di antaranya bahkan mencium lengan bupati.* |
KOTA, (GE).-
Meskipun pemberitaan miring sangat gencar, ternyata kecintaan warga Garut terhadap Bupati Aceng Fikri tak pudar. Hal itu terlihat Aceng melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tempat mangkal para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pengkolan Jl. Ahmad Yani, Kec. Garut Kota, Kamis (27/12).
Di tempat ini, bupati disambut antusias warga dari berbagai usia dan jenis kelamin. Mereka saling berebutan untuk menyalami bupati. Bahkan, tidak sedikit di antaranya yang minta berfoto bersama.
"Saat pertama kali keluar dari dalam mobil, saya sempat khawatir bakal dilempari warga. Atau paling tidak dicerca dan dimaki. Alhamdulillah apa yang saya takutkan tidak terjadi. Sebaliknya, warga menyambut saya dengan antusias. Mereka menyalami dan meminta saya untuk berfoto bersama," kata Aceng.
Saat Aceng turun dari mobil, sejumlah warga langsung mendatanginya. Dan saat bersalaman, beberapa di antaranya mencium tangan bupati.
Pada kesempatan itu, bupati menyampaikan rencananya untuk merevitalisasi kawasan Pengkolan agar lebih tertata baik namun tidak mengganggu keberadaan bunga trotoar (PKL). Ke depan, kata bupati, lapak PKL akan diseragamkan serta dikelompokan sesuai dengan jenis barang yang dijajakan.
"Sejak awal dinobatkan menjadi Bupati Garut, perhatian saya terhadap para PKL tidak pernah berubah. Saya tetap berusaha untuk merevitalisasinya, dan bukan merelokasinya. Dengan demikian, para PKL tetap bisa beraktivitas sehingga tidak kehilangan mata pencaharian untuk menopang kehidupannya," tutur bupati.
Menurut Bupati, untuk merevitalisasi PKL, Pemkab Garut sudah menyiapkan anggaran Rp 2,7 miliar dari APBD tahun anggaran 2013. Anggaran tersebut sudah disyahkan DPRD dan saat ini tinggal menunggu pencairan. Jika anggarannya sudah turun, proses revitalisasi segera dilakukan.
"Ke depan, kawasan Pengkolan sepanjang sekitar 1,5 kilometer meliputi Jalan Ahmad Yani dan Jalan Ciledug akan disulap menjadi kawasan wisata belanja. Badan jalan ditutup dengan papingblok sehingga tidak sembarang kendaraan yang diperbolehkan masuk, kecuali angkutan barang untuk keperluan toko. Dengan demikian, para pejalan kaki lebih leluasa memasuki kawasan ini," imbuhnya.
Selain melakukan sidak ke kawasan Pengkolan, bupati juga berkesempatan melakukan sidak ke Kantor Camat Tarogong Kidul. Hal ini dilakukan untuk memantau kinerja para pegawai, khususnya berkenaan dengan aktivitas pelayanan publik. Di tempat ini, bupati tampak sumringah saat menerima laporan kehadiran di kantor tersebut mencapai 95 persen. (Farhan SN)***

0 comments:
Post a Comment