![]() |
| Asep Suparman, S.Ip, M.Si |
Asep Suparman, SP,M.Si
Petualang dan Hobi Menembak
PEJABAT yang satu ini memang unik. Ia hobi berpetualang dan menembak. Dialah Asep Suparman, S.P, M.Si Kepala Dinas Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Pol Linmas) Kabupaten Garut. Dan dengan hobi menembaknya, tak heran jika ia memiliki beberapa senjata api di antaranya jenis Co 2 hingga jenis replika.
"Karena hobi ini, saya masuk menjadi anggota Perbakin," kata Asep.
Sementara itu, hobinya dalam petualangan, ia salurkan dengan mendaki gunung. Sejumlah gunung telah ia taklukan di antaranya Bromo, Merapi, Ciremai dan lainnya.
Asep Suparman pun tercatat sebagai Ketua Korp Mahawarman (Menwa) Garut hingga sekarang. Bahkan ia merupakan anggota Mahawarman Shoting Club (MSC).
Asep dilantik menjadi (Kesbang Pol Linmas) sejak tahun 2011. Beberapa jabatan telah ia duduki sebelumnya di antaranya sebagai Camat Talegong (2005-2008), Camat Karangtengah (2008-2010) dan Camat Selawi (2010-2011). Pria tegap dan kalem kelahiran Garut, 1 Juni 1971 itu menamatkan pendidikan di Sekolah Dasar Satria Garut, SMP 2 Garut dan SMA 2 Garut.
Ayah tiga putra ini menyampaikan, tugas Kesbang salah satunya adalah melakukan pembinaan dan pelatihan terhadap LSM dan ormas yang ada di Garut sehingga peran LSM dan ormas dapat lebih memahami akan maksud dan tujuan organisasi.
Menurut suami dari Neneng Hermayanti ini UU Ormas tahun 85 tentang Peraturan Ormas dan LSM sudah tidak relevan dengan kondisi sekarang karena karena selain rancu juga tidak ada payung hukum secara jelas. Asep mencotohkan seperti KNPI, Organisasi Wanita (GOW), KONI, dan Persigar mendapatkan bantuan dana tapi harus mengantongi rekomendasi dari Kesbang padahal rekomendasi tersebut tidak diperlukan karena organisasi tersebut bukan ormas atau LSM terangnya.
Pria yang dekat dengan para aktivis ini menambahkan berdasarkan Undang-undang yang baru yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2012 bahwa setiap Ormas ataupun LSM harus terdaftar dan terverifikasi sekaligus harus melaporkan segala aktifitasnya.
"Namun saat ini banyak Ormas dan LSM di Garut belum terdaftar dan terverifikasi," katanya.
Asep pun menyinggung soal pemberian nama sebuah LSM. Menurutnya, LSM dan ormas memiliki peran strategi sebagai mitra pemerintah untuk membangun masyarakat. Oleh karena itu, sebaiknya sebuah LSM atau ormas diberi nama yang layak sehingga enak didengar dan mudah diingat.
Disinggung terkait maraknya demonstrasi di Garut Asep menyampaikan tugas Kesbang Pol adalah memediasi dan komunikasi dengan berbagai pihak termasuk dengan aparat keamanan dan bahkan dengan pihak pemerintahan sendiri.
"Kunci rahasia di balik keberhasilan dalam menjaga kondusifitas di Garut adalah memahami kultur orang Garut. Alhamdulilah Garut aman dan terkendali," katanya.
Asep merupakan jebolan STPDN Bandung tahun 1992 dan melanjutkan studi ke Universitas Diponegoro (Undip) Semarang jurusan Ilmu Politik lulus tahun 2000. Program masternya diselesaikan pada tahun 2003 di Uniga Garut Fakultas Politik Jurusan Administrasi Negara.
Perjalanan karir Asep Suparman di pemerintahan dimulai tahun 1995-1998 sebagai Lurah Muara Sanding. Kemudian diangkat menjadi Sekmat Leles tahun 2000-2003, Kasubid Diklat BKD Garut tahun 2003-2005 dan Kasubag Pemdes BPMPD Garut tahun 2005. (Samsul)***

0 comments:
Post a Comment