Wakil Bupati Garut:
Rayakan Dua Abad Garut Jangan Berlebihan
Gedung Dewan (GE),- Perayaan Hari Jadi Garut yang ke dua
abad, Sabtu (16/2) terlihat sepi. Berdasarkan pantauan GE, di sekitar Pemkab
Garut dan Gedung DPRD tidak ada aktivitas yang mencolok, sebagian besar
masyarakat pun terlihat tidak mengetahui
adanya momen istimewa tersebut.
Sedangkan di Gedung DPRD Garut, Peringatan Hari Jadi Garut tahun ini, seperti
biasa diwarnai dengan rapat paripurna istimewa. Terlihat seluruh anggota DPRD
dan para tamu undangan memakai pakaian tradisional Sunda. Acara tersebut
berlangsung khidmat dan lancar, kalaupun ada yang sedikit “aneh”adalah
ketidakhadiran Bupati Aceng HM Fikri dalam acara yang rutin diselenggarakn
setiap tahun tersebut.
Ketidakhadiran orang nomor satu di Kabupaten Garut ini
diduga akibat kurang harmonisnya hubungan kedua lembaga tersebut setelah DPRD
Garut merekomendasikan pemberhentian Bupati Garut kepada Presiden RI, yang
tampak hadir hanya Wakil Bupati, H. Agus Hamdani dan beberapa unsur dari
Muspida Garut. Tak hanya Bupati Garut, rupanya banyak tamu undangan lain yang
juga tidak datang, sehingga kursi-kursi yang telah disediakan termasuk di
halaman DPRD terlihat kosong.
Wakil Ketua DPRD Garut, Dedi Hasan Bahtiar mewakili unsur
pimpinan DPRD menyampaikan ucapan terima kasih kepada Muspida dan para tamu
undangan yang telah hadir dalam rapat paripurna istimewa Hari Jadi Garut yang
ke 200. Dedi juga menambahkan peringatan ini jadi momentum untuk mengingat
kembali sejarah Kabupaten Garut. “Hari Jadi Garut ini bukan hanya milik Pemda
melainkan milik masyarakat Kabupaten Garut,karenanya mari kita meriahkan dengan
kegiatan-kegiatan positif dilanjutkan dengan doa untuk kemajuan Kabupaten
Garut,” katanya.
Sementara itu Wakil Bupati Garut, Agus Hamdani, dalam
sambutanya mengajak semua masyarakat untuk terlibat merayakan momen istimewa
peringatan dua abad Garut tetapi
merayakannya tidak boleh berlebihan karena momentum peringatan ini bukan untuk
hura-hura. “ Saya mengaharapkan dalam peringatan Hari Jadi Garut yang ke dua
abad ini jadi momentum untuk memperbaiki diri sehingga ke depannya Kabupaten
Garut bisa lebih maju dan bersih dari semua permasalahan,” harapnya. (NRH)

0 comments:
Post a Comment