Pengusaha Bata Merah Kesulitan di Musim Penghujan
Written By Garut Express on Tuesday, January 15, 2013 | 6:24 PM
Pengusaha Bata Merah Kesulitan di Musim Penghujan
KARANGPAWITAN,(GE).-
Saat musim hujan datang, sejumlah pengusaha pembuatan bata merah mengeluhkan kondisi tersebut. Pasalnya, jika pada saat cuaca cerah penjemuran bata merah bisa tuntas pada waktu satu minggu. Sementara saat musim penghujan datang, untuk mengeringkan bata yang baru dicetak membutuhkan waktu lebih dari satu bulan.
salah seorang pengusaha batu bata merah di Kecamatan Karangpawitan, Arif (49) mengatakan jika curah hujan tinggi, proses pengeringan bata merah sulit. "Butuh waktu hingga satu bulan untuk mengeringkan batu bata samapai siap dibakar. Padahal pesanan saat ini cukup tinggi," kata Arif, Sabtu (12/1).
Bahkan menurut Arif, selain sulit kering, akibat tingginya curah hujan, bata yang sudah melalui proses pencetakan hancur kembali diterjang percikan hujan. Hal tersebut, mengakibatkan biaya produksi yang dikeluarkannya menjadi berlipat. Arif mengaku, selama musim penghujan turu telah mengalami kerugian sebesar belasan juta rupiah.
"Saat ini saya sulit kembangkan usaha bata merah. Kalau bisa pemerintah gelontorkan bantuan permodalan," ungkap Arif.
Namun meski begitu, Arif mengaku tak pernah kapok membuat bata merah. Pasalnya, pekerjaan itu sudah menjadi pencahariannya sejak ia remaja. Jadi, menurut Arif, tak mungkin dirinya meninggalkan usaha warisan orang tuanya itu. (Dian)***
DIAN HADI/GE
SALAH seorang pekerja saat melakukan proses produksi pembuatan bata merah di Kecamatan Karangpawitan, Sabtu (12/1).*
Labels:
Pasar Raya,
Terbaru
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment