Home » , » Penemuan Bakso Daging Babi Tak Kendurkan Penjual Bakso di Cibatu

Penemuan Bakso Daging Babi Tak Kendurkan Penjual Bakso di Cibatu

Written By Garut Express on Tuesday, January 1, 2013 | 3:16 AM

PEDAGANG bakso di Cibatu, Siti Rohmah, mengaku tak terpengaruh dengan isu bakso daging celeng, Rabu (26/12).*

Penemuan Bakso Daging Babi
Tak Kendurkan Penjual Bakso di Cibatu

CIBATU, (GE).-

Pasca penggerebekan pabrik penggilingan daging babi di kawasan Jakarta beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang bakso di daerah mengaku tidak resah dengan kasus tersebut. Mereka tetap berjualan karena memang baksonya menggunakan bahan baku daging sapi asli tanpa ada daging campuran.

Salah seorang pedagang bakso yang biasa berjualan di jalan R.A Kartini Cibatu, Siti Rohmah (37), kepada GE, Rabu (26/12) mengatakan, maraknya berita daging oplosan di koran dan televisi tidak membuat dirinya takut kehilangan pelanggan. Ia pun tak khawatir jika omsetnya akan menurun akibat ulah pedagang bakso yang tidak bertanggung jawab itu.

Menurut Rohmah, isu tersebut sudah terbiasa. “Yah, itumah sudah biasa. Dulu sudah sering ada berita seperti ini. Saya sama sekali tak terpengaruh," kata Siti.

Bakso yang ia jajakan dibuat sendiri. Jadi mutu bakso dan bahan-bahan di dalamnya bisa di jamin halal. Dipaparkan Siti Rohmah, tidak seperti pedagang bakso lain yang membeli bakso secara curah.

Masih kata Rohmah, pembeli baso saya adalah pelanggan yang memang sudah mengetahui kualitas bakso saya. Selama berdagang secara benar dan jujur, tak ada masalah walaupun isu daging babi mengemuka.

Warung bakso Tedy sendiri, menurut Siti Rohmah, sudah mulai berdiri sejak tahun 1984. “Namun sejak bapak sakit-sakitan, kini pengelolaan warung bakso diserahkan kepada anak-anaknya. Salah satunya ya, saya sendiri. Pembeli sudah percaya dengan dagangan saya,” paparnya.

Diungkapkan Siti Rohmah, karena di warung baksonya benar-benar menggunakan daging sapi, akhirnya berimbas kepada kenaikan harga yang biasa dijualnya. “Yang tadinya Sepuluh ribu rupiah sekarang naik jadi sebelas ribu rupiah per mangkok. Orang bilang bakso Tedy itu mahal, ya mau gimana lagi daging sapinya juga mahal. Yang terpenting saya selalu mengedepankan kualitas dan rasa,” papar Rohmah. (Igie N. Rukmana)***
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Garut Express - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger